SEJARAH AKSARA JAWA (PART 05)

05 November 2019 04:56:24 WIB

SIDASAMEKTA KEPEKDisebutkan sebelumnya jika kita akan menilik sejarah aksara jawa ada 2 pendekatan, yakni pendekatan dengan tradisional, kali ini tim Sidasamekta Kepek akan menjabarkan tentang pendekatan yang kedua, yakni Konsepsi secara Ilmiah. Kelahiran pada perkembangan ini, aksara Jawa erat hubungannya dengan kelahiran dan perkembangan bahasa Jawa. Secara alami, mula-mula bahasa Jawa lahir sebagai alat komunikasi lisan pemakainya. Bahasa Jawa yang dilisankan itu, seperti bahasa ragam lisan pada umumnya, terikat oleh waktu dan tempat (lihat Molen, 1985:3 ) untuk melepaskan diri dari keterikatannya, sesuai dengan pola pikir pemakainya dan sejalan dengan tantangan zaman akibat pengaruh lingkungan serta perkembangan ilmu dan teknologi, sarana yang nyata dan kekal, berupa aksara diciptakan.

Aksara yang dipakai etnik Jawa muncul pertama kali setelah orang-orang India datang ke pulau Jawa. Diperkirakan bahwa sebelum itu etnik Jawa belum mempunyai aksara (Poerbatjaraka, 1952:vii) sehingga masih berlaku tradisi kelisanan. Dengan munculnya aksara, mulailah tradisi keberaksaraan untuk menciptakan bahasa ragam tulis, meskipun tradisi kelisanan tetap berlangsung. Hasil teknologi baru yang berupa tulisan memang memainkan peranan yang amat penting dalam sejarah manusia, dalam kehidupan sehari-hari di bidang ilmu pengetahuan, politik dan sebagainya. Ada perbedaan mendasar antara peradaban yang tanpa tulisan dan peradaban yang mempunyai tulisan (Molen, 1985 : 3 ) peradaban yang mempunyai tulisan setidaknya mempunyai kelebihan setingkat lebih maju daridapa peradaban tanpa tulisan.

Dalam sejarah peradaban etnik Jawa, atas dasar data arkeologis, tulisan tertua yang ditemukan dalam bentuk prasasti dengan menggunakan aksara Pallawa menunjukkan penanda waktu sebelum tahun 700 Masehi (Casparis, 1975 : 29) jauh sesudah bahasa Jawa yang tertua dugunakan secara lisan. Setelah ditemukan beberapa prasasti yang lain, secara berangsur-angsur dilakukan studi paleografi. Dari beberapa prasasti yang dijadikan bahan studi, diperoleh hasil deskripsi yang menggembirakan (lihat Molen 1985:4). Namun hingga kini masih sedikit jumlah karya tulis yang membicarakan paleografi Jawa. Karya tulis tentang paleografi Jawa baru dimulai pada awal abad XIX, seperti yang dilakukan oleh Raffles (1871) Stuart (1863) dan Keyzer (1863). Hanya sayang bahwa contoh aksara yang ditampilkan menurut Stuart (1864: 169 – 173) lihat Molen, 1985:4) bukan jiplakan yang asli, melainkan aksara Jawa baru yang dituliskan dengan bentuk dan gaya aksara Jawa kuna, contohnya : dibawah ini dikutipkan dari The History of Java Jilid I, karya Raffles ( 1982 : 370 ).

 

Sejarah Aksara Jawa: Part 01 | Part 02 | Part 03 | Part 04 | Part 06

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • Irma Handayani
    Tim Website Desa Kepek memang jos gandoss. Salut s...baca selengkapnya
    23 Oktober 2019 17:21:25 WIB
  • Nia
    Luar biasa bangunan Gedung Balai Desa Kepek Wonosa...baca selengkapnya
    23 Oktober 2019 17:19:12 WIB
  • Sutrisna
    Info sangat bermanfaat dan luar biasa...baca selengkapnya
    23 Oktober 2019 17:13:02 WIB
  • Tim Sidasamekta
    Terimakasih atas komen dan kritikannya. Mari ikut ...baca selengkapnya
    04 Oktober 2019 19:25:30 WIB
  • bunga
    berita mbulet ...baca selengkapnya
    04 Oktober 2019 16:22:44 WIB
  • ardi pujangga
    itu sangat bagus untuk dijadikan agenda tahunan ...baca selengkapnya
    21 Mei 2017 02:13:48 WIB
  • sulasto
    terima kasih infonya, tentunya sangat bermanfaat u...baca selengkapnya
    07 Februari 2017 15:06:37 WIB
  • subdin bina desa jakarta
    desa kepek udah bagus ya!teruskan dan kembangkan u...baca selengkapnya
    24 November 2016 20:33:01 WIB
Galeri Foto
Terjemahan
Polling Web Kepek
Bagaimana menurut anda informasi dari website Kepek?
Sangat memuaskan, Lanjutkan
Memuaskan Saja
Memuaskan, Tingkatkan
Tidak Memuaskan
Create free online surveys
wa
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial